Lubuk Linggau, Sumatera Selatan — MITRA KEADILAN |
Sebanyak 1.761 honorer di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuk Linggau resmi menerima Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu (PPPK PW) tahun 2025. Penyerahan SK tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat, di Lapangan Juara (Halaman Kantor Diskominfotiksan), Kelurahan Air Kuti, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I, Senin (15/12/2025).
Dalam rincian penerima SK PPPK PW ini, terdiri dari 1.207 tenaga teknis, 208 tenaga kesehatan, dan 346 tenaga pendidik. Penyerahan SK kali ini tak hanya menjadi momen penting bagi para honorer yang telah menunggu lama, tetapi juga menjadi sorotan bagi dua honorer senior yang akhirnya mendapatkan penghargaan atas dedikasi panjang mereka.
**Asna dan Wahyu Widaryanto, Dua Honorer Senior yang Layak Dikenang**
Momen haru terjadi saat penandatanganan perjanjian kerja ketika dua honorer senior dipanggil ke depan. Mereka adalah Ibu Asna, yang kini berusia 56 tahun, dengan masa pengabdian selama 24 tahun di Dinas Lingkungan Hidup Kota Lubuk Linggau, dan Wahyu Widaryanto, 49 tahun, yang telah mengabdi selama 20 tahun di Dinas Perhubungan Kota Lubuk Linggau.
Asna, yang menjabat sebagai Pengelola Umum Operasional Bidang Pengelolaan Sampah dan Ruang Terbuka Hijau (RTH), adalah contoh nyata dari loyalitas dan dedikasi tanpa pamrih. Begitu juga dengan Wahyu Widaryanto, yang telah lama menjadi pilar di Dinas Perhubungan dengan berbagai tugas yang diembannya. Keduanya menjadi simbol pengabdian abadi dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat, meskipun harus melalui perjalanan panjang tanpa status yang jelas.
**Mengabdi Puluhan Tahun Tanpa Menyerah**
Bagi Asna dan Wahyu, pengangkatan mereka sebagai PPPK PW tidak hanya sekadar sebuah SK, tetapi penanda berakhirnya penantian panjang. Mereka telah mengabdi puluhan tahun tanpa menyerah, meskipun seringkali menghadapi ketidakpastian status pekerjaan. Pengangkatan mereka menjadi PPPK PW juga memberikan harapan bagi ribuan honorer lainnya bahwa kerja keras dan ketulusan pasti akan dihargai.
Penyerahan SK PPPK PW ini, selain sebagai penghargaan terhadap pengabdian para honorer, juga menandai komitmen Pemerintah Kota Lubuk Linggau untuk memperbaiki kesejahteraan pegawai honorer yang telah lama berjasa dalam pelayanan publik. Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuk Linggau H Rachmat Hidayat menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh honorer atas dedikasi mereka. “Ini adalah bentuk pengakuan dan penghormatan atas kerja keras kalian yang tak kenal lelah demi kemajuan kota kita,” ujar Rachmat.
Harapan untuk Masa Depan
Dengan diterimanya SK PPPK PW, diharapkan para honorer yang kini bergabung sebagai PPPK akan lebih termotivasi untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Pemerintah Kota Lubuk Linggau berharap bahwa status baru ini dapat membuka peluang bagi honorer untuk berkembang lebih baik lagi, sekaligus memberikan rasa aman dan penghargaan atas kerja keras mereka selama ini.
Penyerahan SK ini bukan hanya sekedar formalitas, tetapi juga sebuah simbol perjuangan panjang, keberanian untuk bertahan, dan bukti nyata bahwa kesabaran akan selalu membuahkan hasil. Keduanya, Asna dan Wahyu, bersama 1.759 honorer lainnya kini resmi menjadi bagian dari aparatur pemerintah yang lebih terstruktur, dengan masa depan yang lebih pasti di bawah naungan status PPPK PW.












