JAKARTA – MITRA KEADILAN |
Pemerintah meluncurkan Paket Ekonomi dan Penyerapan Tenaga Kerja 2025, sebuah inisiatif strategis yang terdiri dari 8 program akselerasi, 4 program lanjutan, dan 5 program penyerapan tenaga kerja. Paket ini dirancang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan membuka jutaan lapangan kerja baru di berbagai sektor.
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menjelaskan paket kebijakan ini setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/09/2025).
“Paket ini merupakan komitmen pemerintah untuk mengatasi tantangan ekonomi dan ketenagakerjaan secara komprehensif,” ujar Airlangga.
Program Akselerasi 2025: Bantuan Langsung hingga Insentif Pajak
Delapan program ini dirancang untuk memberikan dampak cepat, termasuk magang bagi 20.000 fresh graduate, bantuan pangan 10 kg beras selama dua bulan untuk 18,3 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), serta bantuan iuran JKK dan JKM bagi 731.361 pekerja informal.
Selain itu, pemerintah memperluas cakupan PPh 21 Ditanggung Pemerintah (DTP) untuk 552.000 pekerja di sektor pariwisata. Program padat karya tunai juga akan dilanjutkan, dengan target penyerapan 609.465 tenaga kerja.
Program Jangka Panjang: Koperasi hingga Modernisasi Kapal
Untuk mengatasi masalah ketenagakerjaan secara fundamental, pemerintah juga fokus pada program jangka panjang dengan target penyerapan tenaga kerja besar-besaran:
Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih: Ditargetkan membentuk 80.000 koperasi dan menyerap 1 juta tenaga kerja hingga Desember 2025.
Revitalisasi Tambak: Revitalisasi 20.000 hektare tambak di Pantura akan menciptakan 168.000 lapangan kerja.
Modernisasi Kapal Nelayan: Modernisasi 1.000 kapal ditargetkan menyerap 200.000 tenaga kerja.
Penanaman Kembali Perkebunan Rakyat: Program ini menjadi yang paling ambisius, dengan penanaman di 870.000 hektare lahan yang diharapkan membuka 1,6 juta lapangan kerja baru.
Selain itu, empat program strategis seperti PPh Final 0,5% bagi UMKM dan insentif PPh 21 DTP akan dilanjutkan hingga tahun 2026.
Secara keseluruhan, paket ekonomi ini mencerminkan langkah serius pemerintah dalam menciptakan ekosistem yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Sumber : Kementerian Sekretaris Negara RI
Diedit Ulang : Redaksi Mitrakeadilan.com













