News  

Sertifikasi Pelatih dan Wasit Street Soccer Resmi Dibuka Wali Kota Lubuklinggau

Lubuklinggau, Sumatera Selatan – Mitra Keadilan |

Upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang olahraga kembali dilakukan Pemerintah Kota Lubuklinggau. Sertifikasi Pelatih dan Wasit Street Soccer tingkat daerah resmi dibuka oleh Wali Kota Lubuklinggau, H. Rachmat Hidayat, M.I.Kom., pada Selasa (18/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri perwakilan Kemenpora RI, Dr. Ir. Anang Kosim, MM.

Program sertifikasi yang digelar selama tiga hari, mulai 18 hingga 20 November 2025, ini diikuti oleh 30 peserta dari satuan pendidikan tingkat SD, SMP, dan SMA se-Kota Lubuklinggau. Ketua panitia sekaligus Ketua Umum Perssoci Kota Lubuklinggau, Rully Wijaya, S.Kom., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan ini dibimbing langsung oleh instruktur bersertifikat nasional.

“Program ini bertujuan mencetak pelatih dan wasit street soccer yang profesional, sekaligus meningkatkan kualitas kompetisi di tingkat daerah,” ujar Rully.

Perwakilan Kemenpora RI, Dr. Anang Kosim, memberikan dukungan penuh terhadap terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga secara resmi meminta Wali Kota untuk membuka kegiatan sertifikasi tersebut.

Dalam sambutannya, Wali Kota Lubuklinggau menyampaikan bahwa pembinaan olahraga daerah terus menjadi prioritas pemerintah. Ia menyoroti pencapaian Lubuklinggau yang kini berada di posisi kelima klasemen Porprov Sumsel.

“Melalui sertifikasi ini, kita berharap lahir pelatih-pelatih profesional yang mampu membawa kemajuan olahraga daerah. Alhamdulillah, sebelumnya kita juga sukses menyelenggarakan Turnamen Street Soccer Wali Kota Cup yang diikuti sekitar 600 peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA,” ujar Wali Kota.

Lebih jauh, ia menargetkan Lubuklinggau siap menjadi tuan rumah Porprov tahun 2027, seiring upaya meningkatkan fasilitas olahraga dan inovasi daerah. Wali Kota juga menegaskan pentingnya pembangunan sarana olahraga berskala internasional.

“Jika kita memiliki stadion berstandar internasional, insyaallah event-event besar bisa digelar di Kota Lubuklinggau. Ini akan berdampak pada peningkatan pendapatan asli daerah,” tambahnya.

Kegiatan sertifikasi ini diharapkan menjadi langkah nyata menuju peningkatan prestasi olahraga dan pengembangan ekosistem street soccer di Kota Lubuklinggau. (Caca Handika)