News  

Pemkot Lubuk Linggau Matangkan Persiapan MTQ XVIII 2026 dan Insentif Tenaga Keagamaan

LUBUK LINGGAU – Pemerintah Kota Lubuk Linggau mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau tahun 2026. Selain itu, Pemkot juga membahas kesiapan program pemberian insentif bagi guru ngaji, marbot, pengurus jenazah, serta penggali kubur.

Rapat persiapan tersebut dipimpin oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Lubuk Linggau, H Heri Zuliant, yang mewakili Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat. Kegiatan berlangsung di Op Room Moneng Sepati Lantai 5 Kantor Wali Kota Lubuk Linggau, Kamis (15/1/2026).

Dalam arahannya, Heri Zulianta menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau direncanakan berlangsung pada 3 hingga 10 April 2026. Sementara itu, MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan dijadwalkan digelar pada Juni 2026.

“Untuk lokasi MTQ tingkat kota, sementara direncanakan di Masjid Agung As-Salam, namun kepastian lokasi masih menunggu arahan langsung dari Wali Kota Lubuk Linggau,” jelasnya.

Ia menambahkan, penjadwalan MTQ pada April dilakukan dengan mempertimbangkan ketersediaan anggaran berjalan. Dalam pelaksanaannya nanti, MTQ tingkat kota akan mempertandingkan delapan cabang lomb.

Dari delapan cabang tersebut, telah dianggarkan sebanyak 44 golongan, sesuai arahan Wali Kota Lubuk Linggau. Langkah ini bertujuan untuk mengangkat potensi lokal sekaligus mempersiapkan kafilah terbaik agar mampu mengharumkan nama Kota Lubuk Linggau di tingkat provinsi.

Selain itu, Pemkot Lubuk Linggau juga akan membentuk tim verifikasi data penerima bantuan keagamaan. Tim ini melibatkan berbagai unsur, mulai dari Bagian Kesra, Disdukcapil, camat, BKPRMI, Dinas Perkim, hingga Dewan Masjid Indonesia (DMI).

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Kota Lubuk Linggau, H Fahmi Zuhriansyah, menjelaskan bahwa rapat tersebut membahas dua agenda utama, yakni persiapan MTQ XVIII tingkat Kota Lubuk Linggau tahun 2026 serta pelaksanaan program pemberian insentif bagi tenaga keagamaan.

“Program insentif ini mencakup guru ngaji, marbot, pengurus jenazah, dan penggali kubur sebagai bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap peran mereka di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Fahmi menambahkan, berdasarkan surat edaran dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), pendaftaran MTQ tingkat Provinsi Sumatera Selatan akan dibuka pada Mei hingga Juni 2026. Oleh karena itu, MTQ tingkat Kota Lubuk Linggau harus dilaksanakan lebih awal, yakni pada April 2026, setelah Hari Raya Idul Fitri.

Dengan persiapan yang matang, Pemkot Lubuk Linggau optimistis MTQ XVIII tahun 2026 dapat berjalan sukses dan melahirkan qari-qariah terbaik yang siap bersaing di tingkat provinsi.