News  

Wali Kota Lubuk Linggau Dorong Smart City, Targetkan PAD Naik dan Pelayanan Publik Makin Efektif

Lubuk Linggau – Wali Kota Lubuk Linggau, H Rachmat Hidayat (Rachmat Hidayat Hyoppy), mendorong percepatan penerapan konsep smart city atau kota cerdas sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), memperkuat sistem keamanan, serta memaksimalkan efektivitas pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan wali kota saat menerima audiensi Pimpinan PT Nusa Network Prakarsa dan PT Visi Tama Gemilang di ruang kerjanya, Rabu (11/2/2026). Pertemuan itu membahas peluang pengembangan program smart city di Kota Lubuk Linggau.

Menurut Rachmat Hidayat, transformasi menuju sistem berbasis digitalisasi merupakan kebutuhan yang tidak bisa dihindari di era modern. Konsep kota cerdas dinilai mampu menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih transparan, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Konsep smart city sangat baik untuk mendorong peningkatan PAD, memperkuat pengawasan keamanan, serta meningkatkan efektivitas pelayanan publik,” ujarnya.

Meski demikian, ia mengakui adanya keterbatasan anggaran daerah sebagai dampak kebijakan efisiensi dari pemerintah pusat. Namun hal itu tidak menutup peluang terjalinnya kerja sama melalui skema kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Kita tetap membuka peluang kerja sama. Kolaborasi menjadi solusi agar program ini bisa berjalan tanpa membebani keuangan daerah secara berlebihan,” jelasnya.

Untuk saat ini, Pemerintah Kota Lubuk Linggau masih memprioritaskan penyelesaian infrastruktur dasar dan program-program strategis lainnya sesuai kemampuan keuangan daerah.

Sementara itu, Pimpinan PT Visi Tama Gemilang, Susandi, memaparkan sejumlah solusi *smart city* yang ditawarkan pihaknya. Ia menegaskan bahwa pembangunan kota cerdas tidak dapat direalisasikan hanya dalam satu tahun anggaran karena cakupannya luas dan melibatkan banyak perangkat daerah.

Smart city memiliki cakupan besar dan terintegrasi dengan berbagai dinas. Tidak bisa dibangun hanya dalam satu tahun anggaran,” katanya.

Adapun teknologi yang ditawarkan meliputi sistem keamanan kota berbasis kecerdasan buatan (AI), seperti kamera pendeteksi wajah, sistem pemantauan parkir, hingga kamera dengan jangkauan deteksi mencapai 750 meter. Selain itu, tersedia pula sistem kontrol lalu lintas, pencegahan kebakaran hutan, serta kamera AI untuk pengawasan di aliran sungai dan kawasan hutan.

Audiensi tersebut turut dihadiri Product Specialist PT Nusa Network Prakarsa, Annisa Dewi, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra H Heri Zulianta, serta Kepala Diskominfotiksan Ervan Affansyah.

Dengan wacana ini, Lubuk Linggau menegaskan langkah awal menuju transformasi digital, menatap masa depan sebagai kota yang lebih cerdas, aman, dan berdaya saing.