
Musi Rawas, mitrakeadilan.com – Jalan adalah sarana transportasi darat yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki.
Oleh karena itu sarana vital ini perlu mendapat perhatian dari semua pihak khususnya Pemerintah.
Seorang Sopir Ttavel Linggau-Jambi Renaldi (36) kepada wartawan Selasa, (04/02/2025) menyampaikan keluhannya terkait adanya kerusakan jalan lintas Sumatera (Jalinsum).

Diungkapkan Renaldi, jalan Lintas Sumatera dari kota Lubuklinggau menuju Muara Rupit tepatnya disekitar wilayah Kelurahan Terawas Kecamatan STL. Ulu Kabupten Musirawas, mulai dari Jembatan Sungai Ball, bukit Beton hingga menuju Gapura perbatasan antara Kabupaten Musirawas dan Musirawas Utara kondisinya rusak dan berlubang, sehingga sangat menggangu dan meresahkan para pengguna jalan.
Dia menuturkan, beberapa hari yang lalu, pernah melihat seorang pengendara yang sedang menuju ke arah Muara Rupit, hampir saja menabrak sebuah truk pengangkut batu bara, tepatnya diwilayah bukit beton Kelurahan Terawas kecamatan STL.Ulu kabupaten Musirawas. Beruntung sang sopir dapat menghindar sehingga kecelakaan pun dapat dihindari.
Ia menyebutkan kerusakan yang paling parah adalah terdapat disekitar wilayah bukit beton dengan lobang disepanjang jalan seperti dari simpang Kosgoro, bukit beton sampai di Tugu Gapura perbatasan bahkan kerap terjadi kecelakaan.
“Saya pernah melihat, sebuah mobil hampir menabrak truk batu bara saat melintas diarea bukit beton, untung saja ia dapat menghindar, sehingga kecelakaan tidak terjadi,”ucap Naldi menuturkan.
Lebih lanjut Naldi menambahkan, jalan rusak dan berlubang selain dapat menggangu aktivitas pengendara juga sangat dikeluhkan para penumpang, yang kerap terganggu dan tidak nyaman saat kendaraan melewati dan ban mobil terperosok ke dalam lobang.
“Penumpang saya sering menjerit saat mobil ban mobil saya terkena jalan yang berlobang,”ujar Naldi menambahkan.
Bukan itu saja lanjutnya, kerusakan jalan dengan lubang menganga bisa menyebabkan kerusakan pada fisik atau badan mobil seperti sanksis, atau kaki-kaki dan peralatan sejenisnya. Oleh karena itu dia menyarankan pengendara untuk tidak memacu kendaraan terlalu tinggi dan selalu waspada saat melintasi diarea tersebut.
Dia berharap kepada pihak pengelola atau pemerintah, Provinsi ataupun Pemerintah Daerah agar langsung meninjau ke lokasi dan segera memperbaikinya.
“Saya berharap Pemerintah atau pihak pengelolah jalan, turun ke lapangan dan segera memperbaikinya, itukan bisa diperbaiki melalui anggaran rehabilitasi Provinsi,”harap Renaldi menutup.
Hingga berita ini akan ditayangkan, belum ada yang dapat dikonfrimasi(Fzn)












