MERANGIN, JAMBI – MITRA KEADILAN |
Isu terkait adanya pungutan liar atau pembayaran wajib yang dikaitkan dengan penerimaan siswa baru di SMPN 4 Merangin dibantah tegas oleh pihak sekolah. Kepala Sekolah SMPN 4 Merangin, Sisca Yuliasary, S.Pd., menyatakan bahwa kabar tersebut sepenuhnya tidak benar.
“Selama proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), sekolah kami tidak pernah melakukan pungutan apa pun. Apalagi ada pemaksaan terkait seragam,” ujar Sisca Yuliasary saat diwawancarai.
Ia menambahkan, perihal seragam siswa baru, sekolah sepenuhnya menyerahkan pilihan kepada orang tua masing-masing.
“Sekolah tidak pernah menerima pembayaran apa pun. Jadi, kalau ada berita yang menyebutkan harus membayar dengan jumlah sekian, itu sangat tidak benar,” tegasnya.
Pernyataan Kepala Sekolah juga diperkuat oleh Ketua Komite SMPN 4 Merangin, Yuniza. Ia membenarkan bahwa isu pungutan tersebut tidak berdasar. Terkait pengadaan seragam, Yuniza menjelaskan bahwa inisiatif justru datang dari para orang tua murid.
“Banyak orang tua yang menemui saya dan meminta Komite untuk mengurus seragam. Mereka khawatir jika dibeli di tempat berbeda, seragam akan tidak seragam dan warnanya jadi berbeda-beda,” jelas Yuniza.
Salah satu orang tua murid, Ibu Irma, membenarkan pernyataan tersebut. “Ya, saya memang menelepon Pak Komite. Kami tidak ingin seragam anak kami jadi tidak beraturan. Saya serahkan semua kepada Bapak (Komite),” katanya.
Hal senada disampaikan oleh Wisnu dan Bung Yolendri, yang juga merupakan orang tua siswa baru. Mereka mengaku menyerahkan sepenuhnya urusan seragam kepada Komite sekolah agar lebih praktis dan seragam.
“Saya percayakan semua kepada Komite. Kami tidak mau repot,” kata Wisnu.
“Saya juga memutuskan untuk menyerahkan semua kepada Komite,” tambah Yolendri.
Sementara itu, di lingkungan sekolah, semangat positif juga terpancar dari para alumni dan wali murid. Bahkan salah seorang kakek yang sedang mengantar cucunya menceritakan bahwa ia juga merupakan alumni SMPN 4 Merangin. Ia bangga dengan perkembangan sekolah ini.
“Sekolah ini berprestasi dan unggul dalam semua bidang,” ujarnya, memberikan testimoni positif kepada awak media sebelum mengantar cucunya ke sekolah.
Dari hasil klarifikasi di lapangan, dapat disimpulkan bahwa isu pungutan liar yang beredar tidaklah benar. Adapun keseragaman seragam siswa merupakan inisiatif dan kesepakatan kolektif dari para orang tua murid yang dipercayakan kepada Komite Sekolah.













