MUSI RAWAS, SUMATERA SELATAN – MITRA KEADILAN|
Wakil Bupati Musi Rawas, Suparyitno, pada Sabtu, (26/7/2025), langsung meninjau kondisi bendungan yang menjadi salah satu penyebab utama berkurangnya debit air irigasi, yang dikeluhkan oleh petani Desa Sumber Rejo maupun sekitarnya.
Selain masalah kondisi bendungan, dugaan pengalihan air secara sepihak oleh oknum pemilik kolam ikan juga menjadi perhatian serius dari orang nomor dua di Musi Rawas tersebut.
Dari pantauan di lokasi, Wakil Bupati Suparyitno bersama sejumlah warga tani Desa Sumber Rejo, perwakilan BPP dan PPL, serta Balai Wilayah 8 Sumatera, melihat langsung kondisi bendungan yang seharusnya menjadi urat nadi persawahan. Tampak di lokasi, seluruh permukaan air bendungan dipenuhi oleh eceng gondok yang tumbuh liar. Lebih memprihatinkan lagi, menurut pengakuan penjaga pintu air, normalisasi bendungan ini belum pernah dilakukan selama 10 tahun terakhir, yang mengakibatkan pendangkalan parah.
Kepada wartawan, Wabup Suparyitno menjelaskan bahwa keluhan petani Desa Sumber Rejo terkait kekurangan debit air di hilir disebabkan oleh beberapa faktor. “Selain karena cuaca saat ini dan adanya dugaan pengalihan air oleh oknum pemilik kolam, kondisi bendungan yang membutuhkan normalisasi juga menjadi faktor penyebab utamanya,” terang Suprayitno.
Namun kabar baiknya menurut Suprayitno dengan melakukan komunikasi dengan berbagai pihak, di tahun anggaran 2025 ini, normalisasi bendungan tersebut direncanakan akan segera direalisasikan.
Namun demikian, Wakil Bupati Musi Rawas ini menegaskan sebelum normalisasi dilakukan, Ia telah memerintahkan seluruh stakeholder terkait, bersama warga petani untuk melakukan gotong royong secara berkesinambungan. Dan untuk agenda gotong-royong pertamanya dipusatkan di areal sekitar bendungan, untuk pembersihan bendungan dari eceng gondok dan rumput liar.
Selanjutnya menyikapi keluhan warga Desa Sumber Rejo terkait dugaan pengalihan air secara sepihak oleh pemilik kolam ikan, Wabup Suprayitno mewakili pemerintah daerah akan segera memanggil seluruh pemilik kolam tersebut. Ia pun berharap nantinya agar usaha petani sawah dan pemilik kolam ikan tetap bisa berjalan berdampingan. Untuk itu, ia berinisiatif agar kedua belah pihak dapat duduk bersama mencari solusi terbaik, sehingga tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan.
Sementara itu, perwakilan dari pihak Balai melalui Eko menjelaskan bahwa sesuai dengan tugas pokok dan fungsi mereka, berbagai tindakan telah dilakukan untuk mengatasi permasalahan air. Meskipun diakui belum maksimal, pihaknya bersama-sama dengan masyarakat petani telah berupaya melakukan pembersihan irigasi di berbagai titik dengan melakukan gotong royong.
Eko juga menjelaskan dari upaya tersebut, kini di sejumlah titik termasuk di Desa Sumber Rejo, saat ini air telah mengairi sawah-sawah petani. Ia juga mengucapkan terimakasih kepada Wakil Bupati Musi Rawas yang telah memberikan perhatian terhadap permasalahan air ini. Diharapkan berkat kerjasama semua pihak, permasalahan air yang dikeluhkan oleh masyarakat petani dapat teratasi dengan baik.
Penulis/Liputan : Binsar Siadari












